Tuesday, August 28, 2007

Winter World, Chapter 2: "Destiny"

Chapter II:

“Destiny”

Sudah seminggu sejak kejadian di Bus Stop itu…Pertemuan itu masih aja membekas di pikiranku..Lalu didalam Bus yang berlaju menuju Bondi, disertai rintik rintik hujan yang mengetuk di jendelaku…

“Ngapain ke Bondi ujan ujan gini?” Kusapa dia dengan ramah. “Ada urusan sama teman, janjian mo ketemu mereka disana.” Balasnya. Matanya yang sedikit kebiru biruan menandakan dia ada darah campuran orang barat, eropa atau mungkin Australia. “Oh, iya iya…” balasku sendu.

“Emang kamu ngapain juga ujan ujan ke Bondi?” pertanyaan yang ternyata berbalik kepadaku itu membuatku sedikit bingung “Ah, pengen liat laut sajah tadinya, tapi di tengah jalan malah ujan, sekalian lah…tanggung.” Sebenarnya aku ke Bondi ingin mengenang Yuli, sebab Bondi lah tempat favoritnya. Masih teringat dimana Yuli berlari lari di pasir bersama Eyore, anjing maltese kesayangannya. Eyore pun sekarang sudah bahagia lagi bersama orang taunya Yuli…Sepertinya hanya aku yang masih sendiri…Tiba-tiba…

“Ooh, ehehehe oke…” katanya lagi.

“Namanya siapa?” Akhirnya kuberanikan diriku bertanya.

“Nama saya…”

Dan ternyata pertanyaanku itu benar benar membuka chapter baru di dalam hidupku.

Monday, August 27, 2007

Winter World, Chapter 1: "Pertemuan"

Chapter I:

“Pertemuan”

Namaku Ferdinand, teman2 biasa manggil Ferdi. Musim dingin di hatiku sepertinya masih saja belum berakhir. Sejak Yuli meninggalkanku satu bulan yang lalu…satu bulan yang bagaikan satu abad lamanya. Padahal apa yang kita punya saat itu benar benar indah dan hangat…Seperti hangatnya musim panas yang sekarang tak kunjung datang. Yuli meninggal karena kangker, “yah memang lebih baik begitu, daripada dia sengsara lebih lama lagi” pikirku. Sekarang semuanya harus kupikul sendiri, derita, pedih, dan sedih selalu mengikutiku kemanapun aku pergi.

Hujan sedang turun rintik rintik…Ku sedang berdiri sendiri di Bus stop. Sepi dingin seorang diri, memang sedingin musim dingin dihatiku. Kulihat langit yang menghitam, dimana bintik bintik air menetes bagaikan langit sedang menangisi deritaku ini.

Busstop401_2

Tak ku sadari dan tiba-tiba terdengar suara “Halo…Bus ke arah Bondi udah lewat belon ya?” Suara yang manis itu mengagetkanku yang segera ku cari dari mana asalnya. Ternyata dia sedang duduk memegang payung bergambar anjing yang sepertinya dari kartun kartun jepang. Wajahnya yang putih lembut, setengah basah dan rambutnya yang sedikit lembab oleh hujan membuat ku terpana. Sejak 2 tahun lalu, takpernah ku merasakan getaran ini, sepertinya aku lupa gimana rasanya menyukai…

“Haloo, sori nih, aku lagi nunggu bus ke Bondi, belon lewat

kan

ya tadi?” sapanya lagi, sadarku dari cengangan, dan dengan segera ku jawab “Belom koq, belum belum, aku juga mo ke Bondi koq, kalo dah lewat mah, aku ga maen ujan gini kali” Tak sengaja kuberikan senyuman yang paling manis. Betapa merasa bodohnya aku dengan berkata kata jayus seperti itu. “Ahaha, iya sih ya…” dan dia tersenyum manis. Musim dingin dihatiku pun sepertinya mulai mencair…

Introduction~

22c3backyardsnow Numpang nulis yaaa...buat ngeshare doank...moga2 ga ada yang keberatan ^^

Judul:
Winter World

Setting:
Location: Sydney (Australia)
Time: Present

Character:
Ferdi, Yuli, Andi

Flow:
Mixed

Synopsis:
Ferdi yang ditinggal mati oleh pacarnya yang bernama Yuli, sedang menjalani hidupnya seorang diri. Dimana ia merasakan kekosongan, dan dinginnya musim dingin dalam hatinya. Seketika Ferdi sedang menuju tempat kenangan antara dia dan almarhum kekasihnya, dia disapa oleh seorang wanita yang mungkin akan mengubah hidupnya, dan memberikan kehangatan musim panas di hatinya lagi. Ditengah ramainya kota Sydney, dan perhubungan yang cukup kental antar orang orang indonesia yang saling membutuhkan satu sama lain, dapatkah Ferdi merasakan mustim panas lagi di hatinya?